Begini Kisah Sedih Sang Ibunda Saat Mengetahui Adrien Rabiot Dibekukan PSG

SilumanBola.com – Adrien Rabiot sedang mengalami masalah dengan PSG.  Statusnya di PSG saat ini adalah dibekukan dari tim utama.  Rabiot belum memainkan satu pertandingan pun sejak pergantian tahun menjadi 2019.

Situasi sulit tersebut tidak lepas dari keputusan penting yang diambil oleh Rabiot pada akhir tahun 2018.  Pemain 23 tahun memiliki keengganan untuk melanjutkan nego kontrak baru dengan PSG.  Rabiot memilih untuk pindah musim depan.

PSG kemudian marah dengan sikap pemain jebolan tim mudanya tersebut. Walhasil, pelatih Thomas Tuchel tak lagi pernah memainkan Rabiot di tim utama. Pada situasi ini, pihak Rabiot merasa sangat dirugikan.

Veronique Rabiot, ibu yang sekaligus jadi agen Adrien Rabiot, tentu saja tidak senang dengan hukuman yang diberikan oleh PSG.  Veronique ingin melihat sang anak bermain dan dia menderita dengan pembekuan yang dilakukan oleh klub PSG.

“Saya tidak ingin menangisi tentang hal itu atau bahkan semakin melemahkan meskipun Rabiot mengatakan sedang tidak bagus,” buka Veronique dikutip dari Goal International.

“Kami di sini menyentuh sisi manusia, kami rendah hati, saya hanya bisa memberi tahu Anda bahwa kondisi sangat buruk terkait semua yang terjadi,” sambung Veronique.

Kontrak Rabiot dengan PSG akan habis pada akhir musim 2018/19.  Pada Januari 2019 lalu, dia dikabarkan bakal pindah ke Barca.  Tapi, PSG tak membiarkannya pindah.  Kini, nama Rabiot dikaitkan dengan Manchester United.

Menjadi bagian dari tim tapi tidak dapat bermain memang bukan hal yang mudah.  Itulah yang kini dirasakan oleh Adrien Rabiot.  Bahkan, Veronique mengatakan apa yang sedang dialami oleh anaknya tersebut tak ubahnya seperti seorang tahanan.

“Adrien adalah seorang tahanan!,” kecam Veronique. “Dia bahkan disandera oleh PSG.  Setelahnya itu akan menjadi roti kering, air dan penjara bawah tanah! Ini lingkungan yang kejam,” ratap Veronique.

Rabiot sudah cukup lama tidak bermain untuk PSG.  Kali terakhir dia bermain terjadi pada 12 Desember 2018 lalu, saat PSG menjalani laga tandang melawan Red Star di Liga Champions. Itu pun hanya sebagai pemain pengganti.

Tinggalkan Balasan