Musim Yang Buruk Untuk Real Madrid

Musim Yang Buruk Untuk Real Madrid

Musim Yang Buruk Untuk Real Madrid

Siluman Bola –¬†Semuanya mata menghadap pada Cristiano Ronaldo serta untuk kali kesekian sang superstar memerlihatkan rasa tidak sukai.

Waktu kompetisi tersisa sembilan menit sekali lagi, Ronaldo ditarik keluar untuk duduk di bench serta dia memerlihatkan raut muka tidak suka waktu camera menghadap padanya.

Gol Isco buka keinginan El Real mencetak kemenangan di Valencia tetapi lalu Ronaldo jadi perbincangan karna ditarik keluar tanpa ada cetak gol serta tampak begitu kecewa.

Misal El Real dapat menjaga kelebihan, pergantian Ronaldo mungkin saja cuma juga akan jadi cerita umum tetapi sesudah wasit membunyikan peluit sinyal bubaran kompetisi, ceritanya jadi beda.

Gol Giampaolo Pazzini pada menit 89 buat Levante mencapai satu point untuk kali ke-2 dalam semusim lawan Madrid. Tim yang baru mencatat tiga kemenangan musim ini itu berhasil menahan imbang juara Spanyol, Eropa serta dunia di pertandingan kandang serta tandang.

Saat Pazzini rayakan gol, camera segera menghadap pada Ronaldo yang menggeleng-gelengkan kepala sinyal kecewa.

Disamping itu Zidane berdiri di bagian lapangan serta coba menghidupkan semangat tim untuk memburu kemenangan.

Sebenarnya saat ini Madrid tak akan tampak jadi satu tim pemenang. Tidak pada musim ini. Musim kemarin Madrid tetaplah garang mendekati kompetisi selesai, namun saat ini mereka seperti buntu inspirasi serta kehilangan keyakinan diri.

Beberapa lawan Madrid ketahui ini, begitu halnya Levante yang coba keberuntungan tiap-tiap miliki peluang. Mereka mengendus darah, mereka ketahui Madrid tengah terluka.

Menurut Sergio Ramos beberapa pemain El Real masih tetap menyimpan keyakinan pada Zidane, kemenangan atas Valencia terang mensupport klaim ini.

Kesuksesan itu mengenyahkan asumsi krisis. Bos Levante Juan Muniz, bahkan juga menertawakan klaim yang mengatakan Madrid tengah alami penurunan perform. ” Saat mesin mereka bekerja dengan baik, mereka datang ke Mestalla serta menang 4-1, ” katanya.

Namun Madrid memanglah bermasalah, dengan reguler hasil kurang memuaskan berdatangan serta Zidane selalu diragukan dapat keluarkan tim dari kondisi susah.

Lawan Levante Zidane miliki kans untuk turunkan line-up paling baik namun mereka tidak berhasil menang.

Levante tampak tambah baik sebelumnya Sergio Ramos cetak gol pembuka untuk Madrid yang disebut gol ke-50 sang pemain bertahan berkostum Putih-Putih. Gol ini jadikan Ramos jadi bek pertama yang dapat membuat gol di 14 musim La Liga dengan beruntun.

Dominasi Madrid diatas lapangan bukanlah hal mengagetkan mengingat kwalitas Toni Kroos serta Luka Modric namun saat bola menghadap ke ruang krusial, El Real tumpul serta lini pertahanan mereka tidak terorganisir dengan baik.

Sesudah jadi tujuan sindiran fans, Karim Benzema memerlihatkan kwalitas dengan ikut serta pada dua gol Madrid, sayangnya perform Ronaldo tidak memuaskan. Superstar Portugal ini cuma melepas dua tembakan pas tujuan dari tujuh percobaan.

Tinggalkan Balasan